Selasa, 19 Juni 2012

penerapan ICT 2


  Episode kali ini, saya akan memaparkan  hubungan  antara  Rumah Sakit , ICT( Information  Communication and Tecnologi), Instalasi Farmasi Rumah Sakit dalam pelayanan  pasien di Rumah Sakit ……
SELAMAT MEMBACA..
Bismillah …
Petunjuk :  
1.         Bacaan ini diperuntukkan bagi
a.       Guruku yang telah  ikhlas memberikan ilmu kepada kami. THAnks
b.      Peminat pengguna ICT
c.       Yang mau tahu tentang manfaat ICT  dalam pelayanan Rumah Sakit
d.       Lover Pharmasict ..
2.      Baca Basmalah sebelum memulai membacanya
3.      Sebutkan apa sasaran anda membaca Blog ini ?
4.      Berikan komentar setelah membacanya, ( ini tidak wajib tapi  diperuntukkna bagi yang peduli akan kesempurnaan penulisan ini meskipun disadari bahwa kesempurnaan hanya Milik Allah Swt semata)….
5.      Blog ini hanya berupa pertanyaan-pertanyaan dan jawaban yang ringkas, lebih kurangnya nya mendukung penulisan ini…  L E T S  R E A D.



MAnfaat  TEknologi INFORMATIKA dalam  Pengelolaan  obat di Instalasi Farmasi Rumah SAkit


Apa dasar dari penggunaan ICT pada pelayanan Rumah Sakit ?
  Memberikan pelayanan  yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya merupakan  keyword dari  pendirian Rumah Sakit. Olehnya itu dibutuhkan beberapa item untuk mendukung teresponnya pelayanan ini dengan adanya teknologi Informasi dan komunikasi yang menjadi sarana pelayanan  diwajibkan ada,  operasionalnya dibutuhkan pengoperasian dan pemeliharaan yang baik, dan harus didokumentasikan  serta dievaluasi secara berkala dan berkesinambungan.
             Dengan adanya teknologi Informasi  yang begitu cepat perkembangannya, mampu memberikan pengaksesan terhadap data atau informasi yang tersedia  dapat berlangsung dengan cepat, efisien, serta akurat. Perkembangan inilah mengubah manusia menyelesaikan semua pekerjaannya menjadi lebih mudah atau kita bisa menyebutnya sebagai serba komputerisasi.  JIka kita bandingkan dahulu pencatatan dilakukan secara manual,membutuhkan waktu yang lama, dibanding dengan efisiensi yang diberikan kepada pengguna  komputerisasi.  
            Inilah pertimbangan dari pemerintah, dengan adanya Undang-undang yang mengatur tentang Rumah Sakit tahun 2009 memberikan hak  tertinggi pada pelayaan masyarakat  yang didukung dengan penggunaan Informatika sebagai  jalur penghubung antara pihak yang bersangkut.

Mengapa  Teknologi Informatika ini sangat diperlukan  dalam hal aplikasi di rumah sakit?
            Jelas sangat diperlukan, mengingat rumah sakit merupakan salah satu instuisi pelayanan umum membutuhkan keberadaan suatu sistem informasi yang akurat dan andal serta cukup memadai untuk meningkatkan pelayanan masyarakat sesuai tujuan awal dari pemerintah  denagn alas an didirikannya  Rumah Sakit. 
            Aplikasi di rumah Sakit mengenai teknologi yaitu adanya Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS), suatu tatanan yang beruruan dengan pengumpulan data, pengelolaan data, penyajian informasi, analisis dan penyimpulan informasi  serta penyampaian inforasi yang dibutuhkan untuk kegaiatan  rumah sakit.
 Sebuah sistem informasi rumah sakit idealnya mencakup integrasi fungsi-fungsi klinikal (medis), keuangan, serta manajemen yang nantinya merupakan sub sistem dari sebuah sistem informasi rumah sakit. Sub sistem ini merupakan unsur dari sistem informasi rumah sakit yang tugasnya menyiapkan informasi berdasarkan fungsi-fungsi yang ada untuk menyederhanakan pelayanan pada suatu rumah sakit.
           
Bagaimana hubungannya  ICT dengan pengolaan farmasi khususnya di bagian Instalasi FArmasi Rumah Sakit?
Khusus di Rumah sakit, farmasi mengelola alat kesehatan ,sediaan farmasi, dan bahan habis pakai di rumah sakit harus dilakukan oleh instalasi Farmasi sistem satu pintu serta bertanggungjawab dalam mengatur pendistribusian dan penyebaran alat kesehatan berteknologi tinggi dan bernilai tinggi, bermutu, bermanfaat, aman dan terjangkau.  Namun, besarnya harga perbekalan farmasi pada instalasi farmasi rumah sakit harus wajar dan berpatokan kepada harga patokan yang ditetapkan pemerintah.
Secara divisi Farmasi bertanggung jawab terhadap pengelolaan barang farmasi berupa obat yang digunakan oleh semua unit di lingkungan rumah sakit baik untuk pelayanan rawat jalan termasuk rawat darurat dan bedah sentral, pelayanan rawat inap termasuk rawat intensif maupun penggunaan obat yang digunakan di lingkungan penunjang medis seperti laboratorium.

             Dengan dukungan teknologi informasi yang ada sekarang ini, pekerjaan pengelolaan  data yang awalnya secara manual dapat digantikan dengan suatu sistem informasi dengan menggunakan komputer.  Sehingga  pengenalan software  ini pun semakin hari semakin dikembangkan dengan hadirnya beberapa perangkat lunak yang memudahkan pengguna  dalam menjalankan aplikasi ini.
Conclution  :
            Dengan adanya sisitem Informatika inilah yang memudahkan  dalam pencatatan, pelaporan  yang diperuntukkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat serta mewujudkan tujuan pendirian Rumah Sakit.                                                                                     

 To be Continue ,,,,, !
                                                                                                 See the next blog… thanks for read

Tidak ada komentar:

Posting Komentar